WordPress gratis, tetapi tidak semua bagiannya. Perangkat lunak WordPress bisa diunduh dan dipakai tanpa biaya lisensi dari wordpress.org. Yang tetap berbayar adalah tempat menjalankannya (hosting) dan alamatnya (domain), kecuali Anda memakai paket Free di WordPress.com yang menyediakan keduanya dengan batasan.
Panduan ini menjelaskan apa saja yang benar benar gratis, apa yang tetap berbayar, beda WordPress.org dan WordPress.com, cara memakai WordPress tanpa biaya untuk belajar, dan kapan saatnya beralih ke versi berbayar untuk website usaha. Kalau Anda belum familiar dengan WordPress sama sekali, baca dulu pengantarnya di artikel WordPress adalah.
Apakah WordPress benar benar gratis?
Ya, untuk perangkat lunaknya. WordPress dirilis dengan lisensi GNU General Public License versi 2 atau yang lebih baru (GPLv2 or later). Lisensi ini memberi Anda kebebasan memakai, mempelajari, mengubah, dan membagikan perangkat lunaknya. Halaman lisensi resmi WordPress juga menyebut bahwa tema dan plugin yang merupakan turunan kode WordPress ikut mewarisi lisensi GPL.
Yang sering membuat orang bingung adalah kata "gratis" dipakai untuk dua hal berbeda:
- Perangkat lunak WordPress yang Anda unduh dari wordpress.org dan pasang sendiri. Ini gratis tanpa syarat, tetapi Anda butuh hosting dan domain untuk menjalankannya di internet.
- Paket Free di WordPress.com, layanan hosting yang menjalankan WordPress untuk Anda. Ini gratis tanpa batas waktu, tetapi ada batasan fitur dan iklan.
Beda WordPress.org dan WordPress.com dalam urusan gratis
Perbedaan dua nama ini sudah dibahas dari sisi konsep di artikel WordPress adalah. Di sini kita lihat dari sisi biaya, karena di situlah keputusan biasanya diambil.
Tabel ini lebih lebar dari layar. Geser ke samping untuk melihat seluruh kolom.
| Aspek | WordPress.org (pasang sendiri) | WordPress.com paket Free |
|---|---|---|
| Biaya perangkat lunak | Gratis | Gratis, sudah termasuk layanan |
| Hosting | Sewa sendiri, berbayar | Disediakan WordPress.com |
| Domain sendiri | Beli sendiri, berbayar | Tidak, memakai alamat WordPress.com |
| Iklan di situs | Tidak ada, kecuali Anda pasang sendiri | Situs gratis menampilkan iklan WordPress.com |
| Pasang plugin | Bebas | Tidak, tersedia mulai paket Personal |
| Perawatan dan keamanan | Tanggung jawab Anda atau penyedia hosting | Diurus WordPress.com |
| Masa berlaku | Selama hosting dan domain dibayar | Tanpa tanggal kedaluwarsa |
Data paket WordPress.com di atas diambil dari halaman wordpress.com/pricing (tab baru) pada Oktober 2026. Di halaman itu juga tertulis bahwa pemasangan plugin tersedia di semua paket berbayar, mulai dari Personal, dan bahwa paket Personal ditagih US$4 per bulan bila dibayar tahunan, belum termasuk pajak. Harga bisa berubah, jadi cek halaman resminya sebelum membayar.
Apa saja yang gratis di ekosistem WordPress
Di luar perangkat lunak intinya, banyak bagian ekosistem WordPress yang bisa dipakai tanpa biaya. Ini yang membuat WordPress populer untuk website usaha kecil.
- Tema. Direktori tema resmi menyediakan lebih dari 15.000 tema gratis.
- Plugin. Direktori plugin resmi menyediakan lebih dari 75.000 plugin gratis. Panduan memilih dan merawatnya ada di artikel plugin WordPress.
- Dokumentasi dan forum. Panduan resmi dan forum dukungan komunitas di wordpress.org bisa diakses siapa saja.
- Pembaruan. Versi baru WordPress, termasuk perbaikan keamanan, dirilis tanpa biaya tambahan.
Banyak tema dan plugin memakai model "gratis dengan versi pro". Versi gratisnya cukup untuk kebutuhan dasar, sedangkan fitur lanjutan dijual terpisah, biasanya berlangganan tahunan. Contohnya page builder, yang dibahas di artikel Elementor adalah dan Elementor Pro.
Yang tetap berbayar: hosting, domain, dan beberapa tambahan
Kalau Anda memilih jalur WordPress.org, ada dua biaya yang tidak bisa dihindari untuk website yang tayang di internet dengan nama sendiri. Penjelasan lengkap keduanya ada di artikel apa itu hosting dan domain.
Tabel ini lebih lebar dari layar. Geser ke samping untuk melihat seluruh kolom.
| Komponen | Status | Catatan |
|---|---|---|
| Perangkat lunak WordPress | Gratis | Unduh dari wordpress.org |
| Hosting | Wajib berbayar | Dibayar bulanan atau tahunan, perhatikan harga perpanjangan |
| Domain | Wajib berbayar untuk nama sendiri | Diperpanjang tiap tahun, harga beda per ekstensi |
| Sertifikat SSL | Sering sudah termasuk hosting | Pastikan aktif supaya alamat memakai https |
| Tema premium | Opsional | Tema gratis sering sudah cukup untuk usaha kecil |
| Plugin premium | Opsional | Beli hanya bila fiturnya benar benar dipakai |
| Cadangan dan keamanan | Opsional, sangat disarankan | Ada versi gratis, layanan terkelola biasanya berbayar |
| Jasa pembuatan atau perawatan | Opsional | Bila tidak dikerjakan sendiri |
Gambaran total biaya website, termasuk biaya tiga tahun pertama, ada di artikel biaya bikin website. Satu hal yang perlu diingat: pastikan hosting dan domain terdaftar atas nama usaha Anda, bukan atas nama orang yang membuatkan website.
Cara memakai WordPress gratis untuk belajar
Kalau tujuan Anda belajar atau mencoba sebelum membeli hosting, ada tiga jalan tanpa biaya:
- Paket Free WordPress.com. Daftar di wordpress.com, pilih paket Free, lalu mulai membuat halaman. Cocok untuk mengenal editor blok dan pengaturan dasar.
- WordPress di komputer sendiri. Pasang aplikasi server lokal, lalu pasang WordPress di dalamnya. Situs ini hanya bisa dibuka dari komputer Anda, tetapi Anda bebas mencoba tema dan plugin apa pun.
- Lingkungan coba di peramban. Proyek WordPress menyediakan WordPress Playground yang menjalankan WordPress langsung di peramban tanpa instalasi. Cocok untuk mencoba plugin atau tema sebentar, lalu ditutup.
Ketiga jalan ini cukup untuk memahami cara kerja dasbor, membuat halaman, dan menilai apakah WordPress cocok untuk Anda. Untuk website yang akan dipakai mencari pelanggan, pindahkan ke hosting dan domain sendiri. Langkah lengkapnya ada di panduan cara bikin website.
Langkah membuat website WordPress dengan biaya minimal
Kalau Anda memilih jalur WordPress.org dengan biaya serendah mungkin, urutan berikut membantu menghindari pengeluaran yang tidak perlu:
- Tentukan tujuan dan halaman yang dibutuhkan. Website usaha kecil biasanya cukup dengan beranda, layanan, tentang, dan kontak.
- Pilih domain yang mudah diingat dan daftarkan atas nama usaha. Panduan memilihnya ada di artikel domain artinya.
- Pilih hosting yang mendukung WordPress. Cek dukungan versi PHP dan database yang direkomendasikan di halaman unduh WordPress, serta fasilitas cadangan otomatis.
- Pasang WordPress lewat fitur pemasangan sekali klik dari hosting, atau unggah manual dari wordpress.org.
- Pakai tema gratis yang ringan dan rutin diperbarui. Mulai dari tema bawaan atau tema populer di direktori resmi.
- Pasang plugin seperlunya. Formulir kontak, cadangan, dan keamanan dasar biasanya cukup di awal.
- Isi konten dan cek kecepatan. Ukur dengan panduan cara cek kecepatan website, lalu siapkan dasar SEO dengan checklist website siap SEO.
Cara menilai tema atau plugin gratis sebelum dipasang
Karena pilihannya puluhan ribu, kemampuan memilih lebih penting daripada jumlah yang tersedia. Halaman setiap tema dan plugin di direktori resmi menampilkan informasi yang cukup untuk menilai dalam beberapa menit:
- Tanggal pembaruan terakhir. Plugin yang lama tidak diperbarui berisiko tidak cocok dengan versi WordPress terbaru dan menyimpan celah keamanan.
- Jumlah pemasangan aktif. Angka besar bukan jaminan mutu, tetapi menandakan banyak orang yang akan melaporkan masalah lebih dulu.
- Keterangan "Tested with". Pastikan sudah diuji dengan versi WordPress yang Anda pakai.
- Forum dukungan. Lihat apakah pertanyaan pengguna dijawab pembuatnya, dan berapa banyak yang masih menggantung.
- Apa yang dikunci di versi pro. Pastikan fitur yang Anda butuhkan memang tersedia di versi gratis, supaya tidak kaget setelah situs dibangun.
Lima pemeriksaan ini juga berlaku untuk tema. Satu tambahan untuk tema: coba pratinjaunya di layar ponsel, karena sebagian besar keputusan desain akan terlihat di sana.
Tiga skenario: jalur mana yang cocok untuk Anda
Supaya lebih konkret, berikut tiga situasi yang sering kami temui dan jalur yang paling masuk akal untuk masing masing. Ini contoh ilustratif untuk membantu memilih, bukan aturan baku.
Tabel ini lebih lebar dari layar. Geser ke samping untuk melihat seluruh kolom.
| Situasi | Jalur yang disarankan | Alasan |
|---|---|---|
| Ingin belajar WordPress atau menulis blog pribadi | Paket Free WordPress.com atau WordPress di komputer sendiri | Tanpa biaya, cukup untuk memahami editor dan pengaturan |
| Usaha kecil butuh website profil yang tampil di Google | WordPress.org di hosting sendiri, tema gratis, plugin seperlunya | Domain sendiri, tanpa iklan, biaya rutin hanya hosting dan domain |
| Usaha tidak punya waktu mengurus teknis | Paket berbayar WordPress.com atau jasa pembuatan dan perawatan | Pembaruan, keamanan, dan cadangan diurus pihak lain |
Apa pun jalurnya, pegang satu prinsip: semua akun, mulai dari domain, hosting, sampai akun admin WordPress, harus bisa Anda akses sendiri. Website yang gratis di awal tetapi tidak bisa Anda kendalikan akan jauh lebih mahal di kemudian hari.
Risiko memakai WordPress gratis dengan cara yang salah
"Gratis" sering menggoda orang mengambil jalan pintas yang akhirnya lebih mahal. Beberapa yang paling sering kami temui:
- Tema dan plugin premium bajakan yang disebut "nulled". Berkas seperti ini sering disisipi kode berbahaya yang membuka pintu belakang ke situs Anda.
- Tidak pernah memperbarui WordPress, tema, dan plugin. Celah keamanan yang sudah diperbaiki di versi baru tetap terbuka di situs Anda.
- Memasang terlalu banyak plugin gratis untuk hal yang bisa dikerjakan satu plugin atau tanpa plugin sama sekali. Situs jadi lambat dan lebih rentan.
- Memakai website usaha di paket gratis terlalu lama. Alamat dengan subdomain dan iklan pihak lain menurunkan kepercayaan pengunjung.
- Hosting dan domain atas nama orang lain. Ketika hubungan kerja berakhir, Anda bisa kehilangan akses ke website sendiri.
Kapan beralih dari gratis ke berbayar
Patokan sederhananya: begitu website mulai dipakai untuk mencari pelanggan, perlakukan sebagai aset usaha. Ada beberapa tanda yang jelas:
- Anda ingin memakai nama domain sendiri di kartu nama, iklan, dan profil Google.
- Anda butuh plugin tertentu, misalnya formulir pemesanan, toko online, atau tombol WhatsApp yang lebih lengkap.
- Pengunjung mulai berdatangan dan Anda tidak ingin mereka melihat iklan pihak lain.
- Anda butuh cadangan rutin dan dukungan teknis ketika ada masalah.
Pilihan berikutnya adalah naik ke paket berbayar WordPress.com, atau pindah ke hosting sendiri dengan WordPress.org. Kalau Anda tidak ingin mengurus teknisnya sama sekali, bandingkan juga dengan website builder seperti yang dibahas di artikel Wix adalah, atau serahkan ke jasa pembuatan website yang memastikan semua akun atas nama Anda, seperti yang kami jelaskan di halaman jasa pembuatan website company profile.
Kesimpulan
WordPress gratis di perangkat lunaknya: siapa pun bisa mengunduh, memakai, dan mengubahnya berkat lisensi GPL. Ribuan tema dan plugin di direktori resmi juga gratis. Yang tetap berbayar adalah hosting dan domain, kecuali Anda memakai paket Free WordPress.com yang membawa iklan, alamat subdomain, dan tanpa pemasangan plugin. Untuk belajar, jalur gratis sudah lebih dari cukup. Untuk website usaha, anggarkan hosting dan domain atas nama usaha Anda sendiri, pilih tema dan plugin dari sumber resmi, dan rawat pembaruannya secara rutin.
Sumber
- WordPress.org, GNU Public License (tab baru), untuk lisensi GPLv2 atau yang lebih baru dan status tema serta plugin sebagai turunan.
- WordPress.org, Get WordPress (tab baru), untuk versi 7.1.3 dan rekomendasi PHP 8.3, MySQL 8.0, atau MariaDB 10.11 per 14 Oktober 2026.
- WordPress.org, Plugins (tab baru), untuk jumlah lebih dari 75.000 plugin gratis.
- WordPress.org, Themes (tab baru), untuk jumlah lebih dari 15.000 tema gratis.
- WordPress.com, Pricing (tab baru), untuk paket Free tanpa tanggal kedaluwarsa, iklan di situs gratis, pemasangan plugin di semua paket berbayar, dan harga paket Personal per Oktober 2026.
- WordPress.org, WordPress Playground (tab baru), untuk menjalankan WordPress di peramban tanpa instalasi.



